Home » » Gejolak Ramadhan

Gejolak Ramadhan

Written By Depid on Saturday, August 4, 2012 | 2:46 PM

Ramadhan 1433H sudah berlalu lebih dari 2 minggu. Namun banyak gejolak yang saya temui khususnya di daerah saya, Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur. Berikut saya mengambil dari sisi sholat Isya' dan sholat sunnah tarawih. Diawal puasa Ramadhan, antusias masyarakat sekitar sangat tinggi. Terbukti ketika adzan Isya' berkumandang, saya sering melihat banyak sekali para jama'ah yang berangkat ke masjid. Waw.., ini memang kabar yang sangat menggembirakan tentunya. Saya pun ikut merasa senang. Sehari, dua hari, tiga hari, jumlah jama'ah sholay Isya' dan tarawih di masjid Jami' Sawoo masih banyak sekali. Saya melihat, untuk jama'ah ikhwan (laki-laki) mencapai 5 shof. Sedangkan untuk jama'ah ukhti (perempuan) memenuhi tempat jama'ah perempuan, hingga tidak sedikit jama'ah ukhti yang sholat di teras-teras masjid Jami'.

Masjid Jami' sendiri adalah masjid terbesar di kecamatan Sawoo (Masjid NU). Lokasinya di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek km 22. Kembali ke permasalahan di atas. Seminggu sudah puasa Ramadhan berlangsung. Ketika sholat Isya' dan tarawih, saya masih menemui jama'ah yang berbondong-bondong dengan penuh semangat berangkat ke masjid. Kejadian itu berulang selama kurang lebih 10 hari.

Akhirnya, muncul juga lah angan-angan yang tidak saya inginkan. Namun apa daya, Lusa malam, saya tidak lagi menemui banyakjama'ah yang berangkat ke masjid Jami' Sawoo saat adzan Isya' berkumandang. Saya pun mengacuhkan hal itu. Ketika iqomah sudah berkumandang, saya langsung mengambil posisi shof depan untuk melaksanakan sholat Isya' berjama'ah dan tarawih. Ketika salam, saya menoleh ke belakang, dan Astagfirullohhaladzim, ternyata saat itu shof jama'ah ikhwan (laki-laki) hanya berjumlah 4 shof. Sungguh ini adalah hal yang sangat tidak bagus. Jama'ah Islam yang seharusnya lebih giat beribadah, justru malah semakin malas-malas saja. Bagaimana tidak? Jumalah shof yang biasanya full, hanya bersisa 4 shof untuk jama'ah ikhwan. Untung gejolak ini tidak diikuti oleh jama'ah ukhti, yang ketika itu saya lihat masih ada juga jama'ah yang sholat di teras masjid.

Berikut saya berikan foto jama'ah sholat Isya' dan tarawih berjama'ah kala itu. Foto diambil oleh Keponakan saya. Kebetulan juga, saat itu saya ke masjid masih mengantongi HP selular saya.


Sungguh ini adalah hal yang sangat tidak baik, dan tentunya mengecewakan para malaikat, juga Alloh. Semoga saja bagi jama'ah yang tadinya sregep ke masjid dan akhir-akhir ini jarang ke masjid, semoga cepat tersadar akan pentingnya beribadah dan manfaat beribadah di bulan Ramadhan. Semoga juga, ibadah kita seluruhnya di terima sebagai amal baik oleh Alloh SWT.

Mungkin itu saja yang dapat saya ceritakan mengenai "Gejolak Ramadhan" kali ini. Bagaimanakah di daerah teman-teman sekarang mengenai gejolak ramadhannya? Apakah sama seperti ini? 

0 comments:

Post a Comment