Home » » Kepada Siapakah Kita Harus Mencintai?

Kepada Siapakah Kita Harus Mencintai?

Written By Depid on Tuesday, January 17, 2012 | 6:36 PM

Berbincang-bincang masalah cinta, sudah barang pasti kita akan teringat tentang seseorang yang berlawanan jenis (khususnya bagi para remaja). Tapi tahu kah Anda, kepada siapa kah cinta ini sebenarnya kita letakkan/sandarkan?




Well, berdasarkan pengalaman saja, bahwa ternyata Cinta Sejati itu adalah cinta terhadap sesuatu, yang sesuatu tersebut sudah jadi barang pasti tidak akan membuat kita kecewa. So? sudahkah terbuka pikiran teman-teman? Coba di fahamii kembali..,

Menurut saya sendiri (Depid), rasa cinta yang kita miliki tersebut hendaklah kita sandarkan kepada Dzat yang Maha Kuasa, yaitu Allah SWT. Kenapa? Karena apabila kita mencintai Allah SWT sepenuh hati, jalan kita akan selalu dimudahakan. So, dapat saya tarik kesimpulan, cinta kepada Allah adalah cinta yang kekal, abadi, karena cinta kepada Allah tidak akan pernah mengecewakan kita, justru karena cinta kepada Allah, Allah akan memberikan semua yang kita inginkan.

Yang kedua adalah cintai kedua orang tua kita. Cinta yang pantas kita sandarkan, yang mungkin dapat kita sebut sebut cinta sejati yang kedua setelah mencintai Allah adalah mencintai kedua orang tua kita. Kenapa? Karena orang tualah yang telah mendidik kita hingga besar, karena merekalah kita bisa menikmati hidup di dunia. Mereka adalah orang yang sangat berharga bagi diri kita.

Well, mungkin itulah yang dapat saya tulis di sini, ini semua adalah berdasarkan pengalaman pribadi, dan memang nyata terjadi apa adanya. Bagi para remaja yang masih menyandarkan cinta sejatinya kepada lawan jenis, hendaklah berfikir terlebih dahulu. Lawan jenis, dalam arti adalah orang lain bagi kita, belum tentu memberikan kegembiraan bagi kita, namun kekecewaan adalah sesuatu hal yang pasti akan mereka berikan kepada kita.

Pesan saya, Sandarkanlah cinta sejatimu kepada sesuatu/orang yang memang memberikan kita kegembiraan, bukanlah kekecewaan..,

0 comments:

Post a Comment